Masa depan internet ada di perangkat bergerak. Kalimat tersebut mungkin tidak terlalu berlebihan jika melihat laporan State of the Mobile Web (SMW) yang baru saja dirilis Opera.Dalam laporan tersebut, Opera mencatat setidaknya 105 juta orang mengakses dunia maya melalui peramban bergerak keluaran Opera. Angka itu merupakan kombinasi dari 90,4 juta pengguna Opera Mini dan 15 juta orang pengguna Opera Mobile pada bulan Januari 2011.
Patut diperhatikan, angka 105 juta adalah estimasi minimum. Pasalnya, Opera hanya menghitung jumlah unduhan oleh publik tanpa memasukkan Opera Mini/Mobile yang secara default dipasangkan pada handset oleh vendor/operator.
“Para ahli mempunyai pandangan, [akses] internet [dari] ponsel akan mengambil alih fungsi [akses] internet [dari] PC – saat ini kami sedang mengamati transisi itu,” ujar Jon von Tetzchner (co-founder Opera Software) dalam kata pengantar laporan SMW.

Pada Januari 2011, setidaknya terdapat 52 miliar pageviews lewat Opera Mini yang terhimpun dalam 804 juta megabytes data. Kalau data-data ini tidak dimampatkan/dikompresi sekitar 90% oleh server Opera, angkanya bisa membengkak sampai 7,4 petabytes.
Indonesia sendiri saat ini berada di posisi kedua dalam jumlah pengguna Opera Mini terbesar di dunia. Kita kembali tergeser oleh Rusia yang pada Mei 2010 lalu sempat kita salip.
Sepuluh situs yang paling banyak dikunjungi oleh pengguna Indonesia berturut-turut diisi oleh Facebook, Google, Detik, YouTube, Twitter, Wapdam, Yahoo!, Wikipedia, Kaskus, dan 4shared. Sementara itu, sepuluh handset paling populer seluruhnya masih ditempati merek Nokia dengan Nokia 5130 XpressMusic sebagai pemuncaknya.
6:56 AM