Defanie Arianti - Okezone
Sony diprediksi merugi hingga USD3,2 miliar akibat bencana Tsunami dan serangan hacker
TOKYO - Raksasa elektronik Sony Corporation diperkirakan mengalami kerugian hingga USD3,2 miliar menyusul bencana Tsunami dahsyat yang menghantam Jepang serta serangan hacker terhadap layanan game online-nya.
Hal itu diutarakan Sony menjelang pengumuman hasil pencapaian perusahaan di Tokyo Stock Exchange pada Kamis (26/5/2011) nanti. Prediksi ini bertolak belakang dari proyeksi Sony sebelumnya yang menyebut pihaknya bakal menerima keuntungan sebesar 70 miliar yen, atau USD860 juta.
Seperti kebanyakan manufaktur Jepang lainnya, Sony ikut menderita akibat bencana Tsunami yang menewaskan sekira 25 ribu penduduk Jepang pada 11 Maret lalu. Chief Financial Officer Sony Masaru Kato mengklaim masalah kekurangan suku cadang akibat bencana alam itu sudah bisa diatasi, meski kondisinya belum pulih benar.
"Di kuartal pertama kami melihat dampak yang begitu besar terhadap aktivitas manufaktur kami," jelas Masaru sebagaimana dilansir Yahoo News, Selasa (24/5/2011).
Meski begitu, Sony tidak mengubah prediksi keuntungan operasional mereka yang mencapai 200 miliar yen (USD2,46 miliar). Mereka juga mengharapkan terjadinya penjualan sebesar 7,18 triliun yen (USD88,2 miliar). Angka ini mengalami sedikit penurunan dari prediksi awal yaitu 7,2 triliun yen (USD88,5 miliar).
Selain bencana Tsunami, Sony juga mengalami kerugian besar akibat serangan hacker terhadap PlayStation Network yang menyebabkan layanan ini offline hingga nyaris sebulan serta informasi dari sekira 100 juta akun pengguna bocor ke tangan hacker.
(van)