MEREK lokal yang cukup agresif juga dan patut diperhitungkan adalah HT Mobile. Vendor lokal ini sangat gencar membuat event sendiri. Terutama di kota-kota besar. Strategi ini dianggap sangat ampuh dan mampu meningkatkan jumlah unit yang terjual. Pas juga untuk bersaing dengan Nexian, TiPhone maupun vendor merek lokal lainnya.
Modal yang diperlukan untuk membuat event memang tidak kecil. Setidaknya, untuk sekali membuat event HT Mobile harus merogoh kocek hingga Rp200 jutaan. Sedangkan harga produk yang dijual berkisar pada harga Rp429 ribu. Dan dalam sekali event, setidaknya ada sekitar 5000 pengunjung yang rela antri. Jika semua membeli maka HT Mobile dapat meraup pendapatan sekitar Rp2.2 miliar hanya untuk sekali even saja. Fantastik dan sangat menguntungkan. Dan saat ini saja, HT Mobile sudah menggelar di 6 kota besar. Seperti di Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Medan dan Makasar.
Dengan melakukan event seperti ini maka tidak hanya jualan yang dapat melampaui target tetapi juga menguntungkan secara Brand Awerness. Sehingga merek HT mobile mampu lebih dikenal dan menempel cukup kuat di kepala para konsumen.
Selain itu HT mobile juga akan terus mengikuti perang harga dengan vendor lain. Tetapi di sisi lain, layanan purna jual pun terus dikembangkan dan harus benar-benar baik. "Kita juga harus mengetahui secara betul daerah mana saja yang pantas dibangun sen/ice center untuk melayani para pengguna HT Mobile," ujar Nuramin, Manager HT Mobile menjelaskan. Nuramin juga menambahkan bahwa membangun service center sebanyak 40 hingga 50 unit itu gampang. Hanya saja yang paling utama adalah memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. "Jangan sampai ada konsumen yang komplain dan membutuhkan waktu lama." tandasnya. Dengan berbagai strategi yang diterapkan, HT Mobile merasa optimis dapat meningkatkan kepercayaan konsumen pada HT Mobile.
Hal ini sepertinya juga diikuti oleh Vittel Mobile. Vittel juga menerapkan startegi dengan membuka beberapa jaringan retail dan memperbanyak keikutsertaan melalui berbagai event diluar Jakarta. "Dengan cara ini Vittel mampu bangkit lagi di awal 2009 lalu sampai sekarang", ujar Zenco Gunawan, CEO Vittel Mobile Indonesia.
Selain itu Vittel tetap konsisten dengan dukungan jaringan retail Garasindo yang memang dimilikinya. Secara produk startegi Vittel akan mewujudkan berbagai produk yang memang ingin dimiliki oleh para konsumen Indonesia dengan fasilitas dan kualitas yang sangat baik. 2
MEREK lokal yang cukup agresif
1:12 AM