Vaio Seri W
Casing-nya dari Plastik Daur Ulang
SLOGAN ramah lingkungan memang tengah santer menjadi pembicaraan di mana-mana. Dari sekian banyak wacana yang mendengungkan ramah lingkungan, teknologilah yang paling banyak mengupas isu tersebut. Ya, pasalnya sampah-sampah produk TI menjadi salah satu masalah yang patut dicarikan solusinya. Sebab jika material yang digunakan tidak ramah lingkungan, sudah pasti bangkai produk yang telah melebur dengan bahan kimia tersebut akan mengganggu regenerasi tanah tempat kita berpijak.
Adalah Vaio seri W yang memanfaatkan serangkaian elemen ramah lingkungan pada desain, produksi, dan kemasannya. Notebook Vaio menggunakan material plastik untuk menutup bagian atas, sandaran tangan, dan penutup bagian bawah. Plastik tersebut diperoleh dari proses daur ulang yang 20%-nya berasal dari limbah DVD dan CD. Penggunaan plastik daur ulang tersebut niscaya akan membantu mengurangi emisi karbon dioksida sebesar 10% dibanding plastik biasa.
Sony Indonesia meningkatkan kesempurnaan Vaio Seri W dengan display warna TFT selebar 10,1 inci (WXGA 1366 x 768), yang diyakini dapat memberikan kenyamanan ketika menonton. Meski hanya diperkuat dengan sebuah prosesor N450 Atom, ketangguhannya masih nampak berkat hard disk 250 GB yang dibenamkan di dalamnya. Selain itu, produk ini juga dilengkapi dengan Graphic Media Accelerator 3150 dari Intel, serta memiliki dukungan terhadap kartu memori MS Duo PRO-HG dan SD. Seri VPCW217AG/L sendiri dilengkapi dengan modul WWAN dan baterai 6-cetf yang mampu menemani aktivitas penggunanya di perjalanan.
Keunikan lain akan kita rasakan begitu membeli Vaio Seri W. Pelanggan akan menerima notebook ini dalam sebuah tes, bukan boks seperti biasanya. Tas tersebut, 100% berasal dari botol plastik daur ulang (PET). Vaio seri W akan dipasarkan di gerai-gerai elektronik terkemuka mulai akhir Januari 2010.
Vaio Seri W
4:42 AM