Selain GeForce GT 220 dan GT 240, nVidia juga memiliki satu varian lagi untuk mengisi kelas value, yaitu GeForce 2IO.Ya, seri 210 ini memang tidak menggunakan kode huruf G atau GT di depannya, dan merupakan varian terendah. Salah satu kartu grafis yang menggunakan akselerator ini adalah WinFast 210 DDR3 Low Profile.
Sesuai kelas yang dituju,WinFast 210 DDR3 Low Profile memang memiliki penampilan yang sangat minimalis khas kartu grafis value. Tinggi kartunya hanya setengah dari kebanyakan. Panjang kartunya pun terbilang pendek. Meskipun sederhana, ia tetap dilengkapi dengan pendingin berkipas.
WinFast 210 DDR3 Low Profile menggunakan kecepatan
referensi nVidia untuk akselerator dan shadernya. namun untuk memori lokalnya, ia menggunakan DDR3 bukannya DDR2.WinFast memasangkan DDR3 pada 790MHz (efektif 1580MHz), lebih cepat dari standar DDR2 yang 500MHz. Meskipun begitu, lebar jalurnya tetap Mbit
Dengan kemampuan pengolahan sejumlah codec serta keluaran HDMI termasuk audio yang tidak perlu sambungan ke S/PDIF motherboard, ia memang cocok untuk PC hiburan alias HTPC. Adapun DirectX 10.1 lebih sebagai pemanis.
Lebar jalur memori utama yang hanya 64bit, membuat WinFast 210 DDR3 Low Profile tidak berkutik saat menjalankan game 3D baru.
Di luar menjalankan game 3D baru, kartu grafis ini sudah memadai. Untuk kemampuan overlocknya, cukup baik. PCplus mendapatkan kecepatan sebesar 700MHz pada akseleratornya, 1525MHz pada shadernya, serta 900MHz (efektif 1800MHz) pada memori lokalnya. Kenaikan kinerja yang didapatkan sebesar I2,l% pada 3DMarkO6 I.LO I 280* 1024 piksel.
Kesimpulan
Jika kamu menginginkan kartu grafis untuk kebutuhan hiburan (HTPC) atau menggantikan kartu grafis terintegrasi motherboard kamu,WinFast 2I0 DDR3 Low Profile cukup menarik untuk dipilih. (o)
WinFast 210 DDR3 Low Profile Cocok untuk HTPC
5:14 AM